Cara Budidaya Udang Vaname Secara Tradisional yang Tepat

Post On: 7 November 2016
By:
November 7, 2016

Tahukah anda bagaimana sih cara budidaya udang vaname secara tradisional yang berhasil? Seperti kita tahu bahwa bisnis merupakan salah satu pilihan yang sangat tepat bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan diatas rata-rata seorang karyawan.

Namun tentunya untuk bisa mendapatkan penghasilan yang baik dari bisnis yang Anda jalankan Anda harus memiliki strategi yang tepat, salah satunya dengan memilih bisnis yang memang bisa memberikan prospek keuntungan yang lumayan serta kemudahan dalam pengaplikasiannya.

Salah satu bisnis yang bisa Anda jalankan untuk dapat memiliki penghasilan yang sangat lumayan dengan omset ratusan juta bahkan hingga miliaran per tahun adalah usaha budidaya udang vaname. Udang vaname memiliki keunggulan dibandingkan dengan budidaya jenis udang yang lain karena udang ini hanya membutuhkan waktu panen sekitar 50 sampai dengan 60 hari saja, serta juga memiliki harga jual yang tinggi di pasaran.

Biasanya 1 kg udang vaname air tawar yang dijual di pasar tradisional akan dibandrol dengan harga Rp 40.000 sampai dengan Rp 50.000 per kilonya. Sedangkan untuk udang vaname air tawar yang dijual dan diekspor ke negara lain di Asia seperti Jepang dan Cina memiliki harga jual mulai Rp 60.000 sampai dengan Rp 90.000 per kilonya. Anda juga tidak perlu lagi bingung bingung untuk menjual udang vaname anda karena ada banyak sekali tengkulak yang siap mengangkut hasil panen udang vaname anda tiap waktu.

cara budidaya udang vaname

Ada dua metode cara budidaya yang bisa anda lakukan untuk membudidayakan udang vaname ini yaitu dengan cara menggunakan teknologi atau yang budidaya tradisional. Pada artikel kali ini saya ingin membahas budidaya udang vaname yang tradisional.

Biasanya untuk budidaya udang vaname air tawar dengan sistem budidaya yang tradisional akan membutuhkan modal awal Rp 5.000.000 saja. Beberapa cara di bawah ini bisa anda lakukan apabila anda ingin melakukan usaha budidaya udang vaname secara tradisional :

1. Menyiapkan Lahan

Siapkanlah lahan tambak yang cukup besar apabila Anda ingin meraup keuntungan besar juga pada tiap kali panen. Ukuran tambak yang cukup besar ini yaitu sekitar 4.000 meter persegi dan jangan lupa untuk menyesuaikan kandungan air kedalaman air supaya nantinya udang vaname tidak mudah terkena virus.

Pastikan juga agar aliran air pada tambak lancar dan sebelum lahan tambak digunakan bersihkanlah terlebih dahulu air tambak nya dengan menggunakan saponin dan diamkan air dalam keadaan kosong kurang lebih 3 hari lamanya. Perlu Anda siapkan juga alat-alat yang mendukung pembuatan lahan tambak supaya juga lebih memudahkan anda dalam budidaya udang vaname kedepannya.

2. Penebaran Benih Udang Vaname

Benih atau benur udang vaname harus anda siapkan terlebih dahulu sebelumnya dan pastikan anda memilih benih udang vaname yang telah siap tebar yang memiliki usia 6 sampai dengan 10 hari. Penebaran benih udang vaname ini juga harus anda sesuaikan terlebih dahulu PH air supaya benih udang bisa menyesuaikan suhu yang ada.

budidaya udang vaname

Cara yang bisa anda lakukan secara tradisional untuk menebar benih secara tepat yaitu dengan mengapungkan terlebih dahulu benih udang yang masih berada di dalam kantong plastik pada permukaan air tambak selama kurang lebih 15 menit dan kemudian siap dibuka dan dipindahkan ke tambak. Cara ini sangat efektif sekali untuk mencegah angka kematian benih udang vaname karena penyesuaian suhu yang berbeda dari kolam pembibitan menuju tambak.

3. Masa Pemeliharaan Udang Vaname

Jika anda telah melakukan penebaran benih, maka selanjutnya Anda harus memelihara benih udang vaname sampai udang dewasa dan siap panen. Cara pemeliharaannya yaitu Anda harus memantau secara rutin suhu serta PH air yang ada di dalam tambak dan kandungan oksigen serta kedalaman airnya.

budidaya udang vaname secara tradisional

Lakukanlah juga pemupukan Urea dan TPS tahap susulan serta pemberian probiotik seminggu sekali supaya bisa menstabilkan pertumbuhan Plankton sebagai makanan udang vaname. Lakukanlah secara rutin pemantauan ini setiap hari sampai usia udang vaname berumur cukup untuk dipanen yaitu 50 sampai dengan 60 hari.

Anda bisa memanen udang vaname dengan jumlah cukup banyak pada satu tahunnya apabila anda rutin melakukan penebaran benih tiap kali telah selesai panen dan anda akan segera mendapatkan penghasilan yang sangat lumayan sekali pada tiap tahunnya.

Demikian artikel kami kali ini untuk anda mengenai cara budidaya udang vaname secara tradisional yang semoga bermanfaat.

Tag:

Related to Cara Budidaya Udang Vaname Secara Tradisional yang Tepat